News and Blog

Dini Anggraeni Dosen Favorit, Leli Berkinerja Terbaik, Hiqmah dan Zulfadli Mahasiswa Terbaik UCM

Dini Anggraeni Dosen Favorit, Leli Berkinerja Terbaik, Hiqmah dan Zulfadli Mahasiswa Terbaik UCM
Rektor UCM

Dini Anggraeni Dosen Favorit, Leli Berkinerja Terbaik, Hiqmah dan Zulfadli Mahasiswa Terbaik UCM

UCM— Universitas Cokroaminoto Makassar (UCM) memberikan apresiasi kepada dua dosen yang dinilai memiliki keunggulan dalam membangun kedekatan dengan mahasiswa dan menunjukkan kinerja terbaik bagi institusi.

Apresiasi tersebut ditunjukkan dengan penyerahan penghargaan pada saat acara Wisuda Sarjana dan Ahli Madya UCM di Hotel Dalton, Jalan Perintis Kemerdekaan KM 16, Makassar, Kamis (15/10/2026).

Dini Anggraeni, S.I.Kom., M.I.Kom., terpilih sebagai Dosen Terfavorit berdasarkan pilihan wisudawan. Sementara Leli, S.ST., M.Kes., meraih penghargaan sebagai Dosen Berkinerja Terbaik.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan terhadap kontribusi dosen dalam mendukung proses pendidikan, pengembangan mahasiswa, serta peningkatan kualitas tata kelola UCM.

Dini Anggraeni, Dosen Terfavorit yang Dekat dengan Mahasiswa

Dini Anggraeni merupakan dosen Program Studi Ilmu Humas UCM yang dikenal memiliki kedekatan dengan mahasiswa. Dosen berusia 38 tahun ini mengampu sejumlah mata kuliah, antara lain public speaking, komunikasi pemasaran, periklanan, dan event organizer.

Kedekatannya dengan mahasiswa tidak hanya terbangun melalui proses pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui berbagai aktivitas kreatif. Dini kerap membuat konten bersama mahasiswa, sehingga interaksi akademik terasa lebih akrab sekaligus membuka ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan komunikasi dan kreativitas digital.

Lulusan magister Universitas Fajar ini juga pernah meraih predikat wisudawan terbaik saat menyelesaikan pendidikan S2. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan akademiknya sebelum mengabdikan diri sebagai dosen di UCM.

Di luar kegiatan akademik, Dini aktif sebagai penyiar radio dan pembawa acara profesional atau master of ceremony (MC). Pengalaman tersebut sejalan dengan bidang keilmuannya dan menjadi bekal dalam membimbing mahasiswa, khususnya dalam keterampilan berbicara di depan publik dan praktik komunikasi profesional.

Dini juga dipercaya sebagai Pembina UKM Seni Gemakara UCM. Dalam rangkaian kegiatan wisuda, ia berkontribusi sebagai pelatih paduan suara. Peran tersebut memperlihatkan keterlibatannya tidak hanya dalam pengajaran, tetapi juga dalam pembinaan minat, bakat, dan kreativitas mahasiswa.

Terpilihnya Dini sebagai Dosen Terfavorit berdasarkan pilihan wisudawan menjadi bentuk apresiasi mahasiswa terhadap sosok pengajar yang dinilai mampu membangun hubungan positif dan menghadirkan pengalaman belajar yang dekat dengan kehidupan mereka.

Leli, Dosen Andalan dengan Kinerja Institusional

Sementara itu, Leli, S.ST., M.Kes., meraih penghargaan sebagai Dosen Berkinerja Terbaik. Dosen berusia 33 tahun ini mengajar pada Program Studi D-III Kebidanan sekaligus mengemban amanah sebagai Kepala Kepegawaian UCM.

Dalam menjalankan tugasnya sebagai Kepala Kepegawaian, Leli berperan membantu dosen tetap yayasan (DTY), khususnya dalam proses sertifikasi dosen atau serdos. Kontribusi tersebut dinilai penting dalam mendukung pengembangan karier dosen serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan universitas.

Rektor UCM, Dr. Lukman Daris, S.Pi., M.Si., memberikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Leli bagi institusi.

“Di UCM banyak dosen-dosen hebat, namun terkhusus Ibu Leli adalah salah satu dosen yang selalu kami andalkan, kinerjanya bagus dan memiliki jasa yang sangat besar bagi universitas, terkhusus para dosen yang lulus serdos,” ujar Lukman.

Menurutnya, kontribusi dosen tidak hanya terlihat dalam kegiatan pembelajaran, tetapi juga melalui tanggung jawab dan pengabdian dalam mendukung kemajuan institusi. Peran Leli dalam membantu proses sertifikasi dosen menjadi salah satu kontribusi yang mendapat perhatian pimpinan universitas.

Selain menjalankan tugas akademik dan administratif, Leli juga aktif dalam keterlibatan sebagai pembicara utama dalam kegiatan “Sosialisasi Pencegahan Kanker Serviks Melalui Vaksin HPV”.

Leli merupakan alumni Universitas Muslim Indonesia. Penghargaan Dosen Berkinerja Terbaik diberikan berdasarkan penilaian Rektor UCM, dengan mempertimbangkan kontribusinya dalam menjalankan tanggung jawab akademik dan mendukung kebutuhan institusi.

Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas peran Leli dalam memperkuat tata kelola kepegawaian sekaligus menjalankan tugas tridarma perguruan tinggi.

Mahasiswa Berprestasi

Selain penghargaan bagi dosen, UCM juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang menunjukkan prestasi akademik dan kontribusi nonakademik selama menempuh pendidikan.

Hiqmah Divani Putri, S.I.Kom., dari Program Studi Ilmu Humas, terpilih sebagai wisudawan terbaik tingkat universitas dengan IPK 3,98 dan masa studi tiga tahun sembilan bulan.

Mahasiswi kelahiran Sungguminasa, Kabupaten Gowa, April 2003, ini merupakan putri dari pasangan Asmadi dan Anriani.

Hiqmah dikenal aktif dalam kegiatan kemahasiswaan dan menjadi ketua pertama UKM Seni Gemakara. Ia juga memiliki keterampilan di bidang humas digital dan pembuatan konten yang dikembangkan menjadi peluang menghasilkan pendapatan.

Sementara itu, penghargaan wisudawan terbaik non akademik diberikan kepada Zulfadli, S.Pi., mahasiswa Program Studi Agrobisnis Perikanan.

Putra dari pasangan M. Arif dan Kartini ini dinilai memiliki kontribusi dalam kepemimpinan organisasi, pengembangan kegiatan kemahasiswaan, pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan citra positif universitas.

Zulfadli pernah menjabat sebagai Ketua BEM Fakultas Perikanan periode 2025–2026 dan berkontribusi dalam pembentukan UKM Seni pertama di UCM. Ia juga terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan organisasi, penerimaan mahasiswa baru, PKKMB, serta kegiatan penanaman mangrove.

Di bidang pengabdian, ia berkontribusi dalam pengembangan pupuk cair dan bubuk berbahan limbah cangkang tiram yang telah dimanfaatkan masyarakat nelayan di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).

Koordinator Acara Wisuda UCM, Ainun Jariyah, S.ST.,M.Kes mengatakan, rangkaian penghargaan tersebut menunjukkan bahwa UCM memberikan perhatian terhadap berbagai bentuk prestasi, baik dalam pelaksanaan tugas dosen maupun dalam pengembangan potensi mahasiswa.

Melalui apresiasi ini, UCM diharapkan terus membangun lingkungan akademik yang mendorong profesionalisme, kreativitas, produktivitas, dan pengabdian.

Dedikasi dosen serta kontribusi mahasiswa menjadi bagian penting dalam memperkuat kualitas pendidikan dan reputasi Universitas Cokroaminoto Makassar.

“Acara wisuda tahun ini sukses berjalan dengan baik. Semua itu atas Kerjasama tim yang baik serta dukungan pimpinan. Semoga UCM makin maju dan kita semua bagian dari kemajuan itu,” ujar Dosen Kebidanan ini.

Senada, Dosen Prodi Humas, Agung Tanrasula, M.I.Kom mengatakan, beberapa tahun ini UCM mengalami perkembangan pesat. Semua itu tidak lepas dari kepemimpinan Rektor UCM yang memberikan dukungan bagi para dosen dalam berkreativitas.

“UCM saat ini terus berupaya membangun citra yang baik. Dulu orang-orang menyebut kampus ini dengan istilah Uncok, tapi kini tidak lagi. Uncok adalah masa lalu, UCM saat ini dan masa depan,” ujarnya.

Leave your thought here

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *